Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak wirausaha yang siap berkembang dan berdaya saing, komunitas Supporter Entrepreneur Hub berkolaborasi dengan EQIYU Indonesia menyelenggarakan program Startup Business Development pada tanggal 17–19 April 2026 di EQIYU Indonesia, Malang.
Program ini dirancang khusus bagi pelaku usaha yang telah menjalankan bisnis pada berbagai bidang dalam 17 subsektor ekonomi kreatif, dengan tujuan membantu peserta meningkatkan kapasitas bisnis agar mampu tumbuh secara lebih terstruktur, profesional, dan siap mendapatkan akses pendanaan.
Menyiapkan Bisnis untuk Naik Kelas
Banyak usaha kreatif memiliki produk yang baik, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan bisnis, penyusunan sistem kerja, hingga penyampaian nilai bisnis kepada investor. Melalui kelas Startup Business Development, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai tahapan pengembangan usaha yang diperlukan untuk membawa bisnis ke level berikutnya.
Materi utama yang dibahas dalam program ini meliputi:
- Tahapan membangun dan mengembangkan bisnis
- Penyusunan Business Plan yang efektif
- Pembuatan Standard Operating Procedure (SOP)
- Strategi membangun sistem kerja perusahaan
- Penyusunan model bisnis yang berkelanjutan
- Teknik presentasi bisnis kepada investor
- Persiapan menghadapi peluang pendanaan dan kolaborasi
Dengan pendekatan yang praktis dan berbasis pengalaman lapangan, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga memahami bagaimana menerapkannya secara langsung pada bisnis yang sedang mereka jalankan.
Dibimbing Langsung oleh CEO EQIYU Indonesia
Kelas Startup Business Development menghadirkan narasumber utama sekaligus CEO EQIYU Indonesia, yaitu Fariz Chamim Udien.
Dalam sesi pelatihan, Fariz membagikan pengalaman membangun dan mengembangkan berbagai program bisnis, mulai dari penyusunan fondasi usaha hingga strategi mempersiapkan perusahaan agar lebih menarik bagi investor dan mitra strategis.
Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, sehingga solusi yang diberikan dapat lebih relevan dengan kondisi masing-masing bisnis.
Fokus pada Pelaku Bisnis Kreatif
Program ini ditujukan bagi pelaku usaha yang telah memiliki bisnis berjalan pada berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, fotografi, desain, aplikasi digital, hingga berbagai bidang kreatif lainnya.
Melalui kelas ini, peserta diajak untuk melihat bisnis bukan hanya sebagai aktivitas operasional sehari-hari, tetapi sebagai sebuah organisasi yang harus memiliki arah, sistem, dan strategi pertumbuhan yang jelas.
Kuota Terbatas dan Prioritas untuk Anggota Supporter Entrepreneur Hub
Untuk menjaga kualitas pembelajaran dan interaksi selama pelatihan, jumlah peserta dalam program ini dibatasi. Pendaftaran dibuka untuk umum, namun anggota Supporter Entrepreneur Hub mendapatkan prioritas utama dalam proses seleksi peserta.
Kebijakan ini dilakukan agar anggota komunitas dapat memperoleh akses pembinaan yang lebih intensif dalam mengembangkan bisnis mereka serta memperluas jaringan kolaborasi antar pelaku usaha kreatif.
Membangun Ekosistem Wirausaha Kreatif yang Lebih Kuat
Kolaborasi antara Supporter Entrepreneur Hub dan EQIYU Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan kreatif di Indonesia. Melalui program Startup Business Development, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan bisnis, tetapi juga kesempatan membangun jaringan, bertukar pengalaman, serta membuka peluang kerja sama di masa mendatang.
Diharapkan setelah mengikuti program ini, para peserta mampu menyusun business plan yang lebih matang, membangun SOP yang efektif, serta memiliki kemampuan mempresentasikan bisnis secara profesional kepada investor maupun calon mitra usaha.
Dengan bekal tersebut, pelaku usaha kreatif dapat lebih siap menghadapi tantangan bisnis modern dan menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Kehadiran Shaggydog Menambah Semangat Peserta
Salah satu momen yang paling berkesan dalam pelaksanaan Startup Business Development adalah kehadiran personel dari Shaggydog yang turut menyempatkan hadir di tengah kegiatan pelatihan.
Kedatangan Shaggydog menjadi kejutan yang disambut antusias oleh para peserta. Selain dikenal sebagai salah satu band independen yang sukses di Indonesia, perjalanan Shaggydog juga menjadi contoh nyata bagaimana sebuah komunitas kreatif dapat berkembang menjadi organisasi yang mampu bertahan dan terus berkarya selama puluhan tahun.